BRMP Sulteng Gelar Tanam Bersama Padi Inpari 42 dengan Metode PM-AAS
Sigi, 18 Mei 2026. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah terus memperkuat penerapan inovasi pertanian modern melalui kegiatan tanam bersama padi varietas Inpari 42 menggunakan metode Pertanian Modern – Advance Agriculture System (PM-AAS).
Kegiatan yang dilaksanakan di lahan IP2MP Sidondo tersebut diikuti seluruh pegawai BRMP Sulawesi Tengah bersama para penyuluh Co-Working Space (CWS) serta penyuluh BPP Sigi Kota, Kab. Sigi sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan modernisasi pertanian dan peningkatan produksi pangan di daerah.
Kegiatan diawali dengan arahan Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., yang menegaskan pentingnya penerapan teknologi dan sistem budidaya modern dalam menjawab tantangan sektor pertanian saat ini.
Menurutnya, metode PM-AAS menjadi salah satu pendekatan strategis dalam mendukung pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim, efisien dalam penggunaan input produksi, serta mampu meningkatkan produktivitas hasil panen.
“Pertanian modern harus mampu menjawab tantangan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan. PM-AAS menjadi salah satu langkah pengembangan sistem budidaya yang lebih maju dan adaptif terhadap kondisi pertanian saat ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta bersama-sama melaksanakan proses tanam padi varietas Inpari 42 pada lokasi penerapan PM-AAS. Metode ini dikembangkan melalui pendekatan budidaya berbasis teknologi dan efisiensi pengelolaan pertanian guna mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan hasil produksi.
Selain sebagai kegiatan tanam bersama, pelaksanaan penerpan model PM-AAS juga menjadi sarana pembelajaran dan penguatan kapasitas bagi pegawai serta penyuluh pertanian terkait penerapan sistem budidaya modern di lapangan.
Keterlibatan seluruh pegawai dan penyuluh dinilai menjadi bentuk penguatan sinergi internal dalam mendukung transformasi pertanian modern di Sulawesi Tengah, khususnya dalam percepatan peningkatan luas tanam dan produktivitas pangan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulawesi Tengah berharap metode PM-AAS dapat menjadi model penerapan pertanian modern yang mampu diterapkan lebih luas oleh petani guna mendukung terciptanya sistem pertanian yang maju, efisien, dan berkelanjutan.
Penulis : Mar'atus Sholihatul Amanah
Editor : Hamka Biolan